Ilmu
ergonomi merupakan hasil dari beberapa
pemanfaatan ilmu dasar yang mempelajari manusia, seperti anatomi, fisiologi, kedokteran,
ortopedi, psikologi, serta sosiologi. Ergonomi kemudian tumbuh dan berkembang dengan pesat. Selain itu,
ergonomi dalam
konteks perencanaan banyak memanfaatkan berbagai
ilmu
rekayasa. Berikut adalah sebagian dari berbagai sub-disiplin ergonomi.

a.   Antropometri

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

Antropometri yaitu bidang yang mengkaji dimensi
fisik tubuh manusia, termasuk usia, tinggi berdiri, bobot, panjang jangkauan
lengan, tinggi duduk, dan lain sebagainya.

b.   Biomekanika
Kerja

Biomekanika kerja yaitu suatu bidang yang
memfokuskan pada proses mekanika (gaya, momen, kecepatan, percepatan, serta
tekanan) yang terjadi pada tubuh manusia, terkait dengan aktivitas fisik yang
dilakukan pekerja.

c.   Fisiologi
Kerja

Fisiologi kerja yaitu bidang ergonomiyang
mengkaji respons fungsi-fungsi tubuh (misalnya sistem kardiovaskular), yang
terjadi saat bekerja.

d.   Human Information Processing dan
Ergonomi Kognitif

Human
information processing dan ergonomi kognitif yaitu bidang ergonomi
yang mempelajari bagaimana manusia memproses informasi dari lingkungannya, dimulai
dari tahap mengindra adanya stimulus dan mempersepsikannya, sampai dengan
mengambil keputusan dan melakukan tindakan yang diperlukan.

e.   Human-Computer Interaction (HCI)

Human-computer
interaction yaitu bidang ergonomi yang mengkaji dan
merancang interaksi antara pengguna dan sistem computer, dengan salah satu
tujuannya antara lain meminimalkan kesalahan, meningkatkan kinerja sistem
operasi, serta meningkatkan kepuasan pengguna.

f.    Displays and Controls

Displays
and controls yaitu bidang ergonomi yang memiliki
fokus berupa kajian atas rancangan display
maupun control yang cocok dengan karakteristik penggunanya.

g.   Lingkungan
Kerja

Lingkungan kerja yaitu bidang yang mencoba
memahami respons manusia terhadap lingkungan fisik kerja, termasuk kebisingan,
temperatur, pencahayaan, getaran, dan lain sebagainya.

 

h.   Ergonomi
Makro

Ergonomi makro berangkat dari konsep
sosio-teknologi, bidang ini merupakan suatu pendekatan sistem dalam mengkaji
kesesuaian antara individu, organisasi, teknologi, serta proses interaksi yang terjadi.

Bidang-bidang tersebut di atas bukanlah
merupakan pembagian yang bersiaft kaku, namun lebih merupakan salah satu cara
untuk memahami ruang lingkup ergonomi (Iridiastadi, 2014).

x

Hi!
I'm Erica!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out