1.      Pendahuluan

1.1      Latar
Belakang

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

 

Sekolah delapan jam
sehari itu bukan hanya diisi oleh kegiatan di dalam kelas, melainkan juga
meliputi kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler. Asal muasal kebijakan ini
berawal dari pencarian solusi agar guru-guru tidak kerepotan mencari tambahan
jam mengajar untuk memenuhi syarat mendapatkan tunjangan profesi guru. Selama
delapan jam itu guru melaksanakan tugas-tugas lain misalnya, merencanakan,
mengoreksi, memberi konsultasi, dan lain-lain itu bisa dihitung sebagai beban
kerja guru, sehingga cukup untuk syarat mendapatkan tunjangan
profesi. Guru juga tidak perlu keluyuran mencari tambahan jam mengajar di
sekolah lain. Dengan demikian bisa fokus mendampingi siswanya. Itulah yang
mendasari sekolah masuk lima hari. Atas dasar PP tersebut di atas antara lain
kemudian terbit Permendikbud No 23 tahun 2017, tentang Hari Sekolah. Di
dalam hari sekolah, delapan jam itu termasuk pelaksanaan kegiatan kokurikuler
dan ekstrakurikuler dalam rangka program Penguatan Pendidikan Karakter (P2K).
P2K yang diplesetkan oleh wartawan menjadi Full Day itu, adalah realisasi salah
satu Program Aksi dari Nawacita, janji kampanye Jokowi-JK di bidang pendidikan.
Yaitu: pendidikan karakter. Di samping program KIP, pendidikan vokasi, dan
peninjauan ulang Ujian Nasional. 

 

1.2      Tujuan

 

1.2.1       
Membentuk karakter pada siswa

1.2.2       
Penguatan karakter pada siswa

1.2.3       
Menambah fleksibilitas waktu siswa

 

1.3      Pertanyaan

 

1.3.1       
Apakah yang dimaksud belajar 8 jam sehari?

1.3.2       
Apakah khalayak umum mengerti maksud dan
tujuan belajar 8 jam sehari?

1.3.3       
Bagaimana khalayak umum merespon wacana
belajar 8 jam sehari?

 

 

 

2.      Isi

 

Wacana pemerintah untuk menerapkan sistem belajar 8
jam untuk kalangan sd,smp dan sma menuai banyak pro dan kontra. Dapat dilihat
dari respon masyarakat dan kalangan pemerhati pendidikan di Indonesia. Juga,
hal itu menyebabkan banyaknya pemikiran-pemikiran dari masyarakat yang
sebenarnya masih belom mengerti dengan jelas apa itu dan bagimana itu penerapan
system belajar 8 jam dalam sehari. Banyak yang beranggapan bahwa system belajar
itu terlalu lama, seperti dikekang untuk belajar terus menerus dikelas. Namun,
ternyata hal itu tidak sepenuhnya benar. Di dalam hari sekolah, delapan jam itu termasuk pelaksanaan kegiatan
kokurikuler dan ekstrakurikuler dalam rangka program penguatan pendidikan
karakter. Sehingga delapan jam itu tidak hanya dilakukan di dalam sekolah.bisa
saja edukasi dapat dilakukan di lingkungan luar.  Pergi ke museum,tempat tempat bersejarah,
field trip ke tempat-tempat yang dapat mengedukasi sangat bisa menjadi opsi
sebagai sarana belajar. Dengan begitu, siswa dan siswi dapat lebih fresh dan segar
dibanding seharian di sekolah. Selain itu, penerapan belajar 8 jam dalam sehari
dapat difungsikan sebagai penyaluran bakat siswa-siswi. Karena itu baik untuk
masa depan. Sisi positif yang lain dapat di lihat dari waktu yang digunakan
akan lebih efektif, daripada menggunakan waktu untuk yang lain-lain.
Hal ini bertolak belakang dengan pemahaman dari ketua umum pengurus nadathul
ulama (PBNU). Said Aqil Siroj(15/6/2017) PBNU menolak keras full day school lima hari sekolah delapan
jam sehari. Beliau berpendapat penguatan Pendidikan berkarakter tidak sejalan
dengan penambahan jam belajar delapan jam sehari. Oleh karena itu, presiden
Jokowi (13/9/2017) menjelaskan ke alim ulama bahwa Ini jadi pondasi bagi anak-anak didik kita,
membentengi mereka dari intervensi budaya-budaya luar, budaya yang kita
khawatirkan bersama bisa menggerus budaya, baik yang berkaitan dengan
kesopanan, kesantunan, dan integritas, kejujuran.

 

3.      Penutup

3.1      Kesimpulan

Dari
berbagai macam respon dan argumentasi yang diberikan berbagai sumber, dapat
ditarik kesimpulan. Banyak pro dan kontra di segala sisi, namun diambil dari
sisi positifnya ini yang merupakan terobosan terbaru dari kemendikbud. Dilihat
dari bagaimana sekolah dan siswa yang berkolaborasi memanfaatkan terobosan ini.
Bisa jadi terobosan ini merupakan cara efektif untuk belajar kedepannya.
Pendidikan di Indonesia sudah sangat sering berganti-ganti sistem. Diharapkan
terobosan yang di berikan oleh kemendikbud menjadi jalan yang tepat bagi
Pendidikan di Indonesia kedepannya. Karena Pendidikan merupakan factor yang
sangat penting dalam  meraih kesuksean.
Hidup Pendidikan Indonesia!.

 

4.    

x

Hi!
I'm Erica!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out